Google+ Followers

Selasa, 19 September 2017

Ulang Tahun ke-100 Amalia Hernandez di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/amalia-hernandezs-100th-birthday-5558324580843520.2-l.png

Halaman utama Google hari ini Selasa 19 September 2017, dihiasi ilustrasi penari dengan pakaian berwarna warni yang dipersembahkan untuk wanita bernama Amalia Hernandez. Siapakah dia?

Amalia Hernandez adalah seorang koreografer balet asal Meksiko yang terkenal sebagai pencipta kelompok penari Ballet Folklorico de Mexico. Tarian yang dibawakannya merupakan ensembel yang khas dan dianggap mewakili nilai-nilai tradisi Meksiko.

Kelompok Ballet Folklorico de Mexico sendiri diciptakan oleh Amalia Hernandez pada 1952. Awalnya kelompok ini hanya beranggotakan delapan orang penari. Lalu seiring perjalanannya, tumbuh jadi beranggotakan lebih dari 300 penari.

http://dancefield.com.mx/blog/wp-content/uploads/2016/09/Ballet1.jpg
(sumber gambar:http://dancefield.com.mx)
Kelompok penari tersebut pertama kali menampilkan tariannya di televisi pada 1954. Setelahnya, mereka rutin tampil dalam siaran mingguan.


Penampilan itu membuat kelompok penari yang didirikan Amalia Hernandez semakin populer hingga ke mancanegara. Mereka kemudian melakukan tur pertunjukkan hingga ke Amerika Utara dan bahkan mewakili Meksiko dalam Pan American Games di tahun 1959.

Ballet Folklorico de Mexico masih aktif hingga sekarang. Sejak tahun pendiriannya, kelompok ini telah menari di hadapan lebih dari 22 juta orang.

Amalia Hernandez sendiri terus terlibat dalam pengelolaan kelompok tersebut, hingga meninggal pada tahun 2000. Google mengubah logonya menjadi ilustrasi kumpulan penari Ballet Folklorico de Mexico sebagai persembahan ulang tahun ke-100 wanita itu.


PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorReza Wahyudi
Sumber : http://tekno.kompas.com

Senin, 18 September 2017

Ulang Tahun ke-308 Samuel Johnson di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/samuel-johnsons-308th-birthday-5999730113904640.2-law.gif

Senin ini, 18 September 2017, menghadirkan tokoh Samuel Johnson. Ia digambarkan sebagai "tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah kesusastraan Inggris". Google menghormati tokoh ini terkait dengan ulang tahunnya yang ke-308.

Ia dikenal sebagai penyair, esais, moralis, kritikus sastra, editor, biografer, dan terutama leksikografer. Dalam google doodle, peran sebagai leksikografer itu yang ditekankan.

Istilah leksikografer oleh google doodle diartikan sebagai "penulis atau pekerja keras yang menyibukan dirinya dengan melacak makna asli dan terperinci dari makna kata-kata".

Ya, jasa Samuel Johnson yang tak akan terlupakan adalah dalam hal penyusunan kamus. Ia menerbitkan kamusnya yang berjudul "Johnson’s: A Dictionary of the English Language" pada 1755 setelah menggarapnya selama 9 tahun.

Kamus tersebut sangat kolosal dan memiliiki ketebalan 46 sentimeter. Kamus buatannya itu menjadi rujukan utama sampai akhirnya Oxford English Dictionary terbit 150 tahun kemudian.

https://www.biography.com/.image/t_share/MTIwNjA4NjMzNDQwMDc3MzI0/samuel-johnson-37037-1-402.jpg
(sumber gambar:/www.biography.com)
Karya Johnson itu digambarkan sebagai salah satu pencapaian terhebat dari seseorang untuk ilmu pegetahuan. Buah pemikirannya itu bahkan masih bisa dinikmati hingga zaman Inggris modern saat ini.

Johnson lahir pada 18 September 1709 dan meninggal pada 13 Desember 1784 pada usia 75 tahun. Untuk menghormati jasa-jasanya, Patung Samuel Johnson didirikan pada tahun 1838 di seberang rumah tempat ia dilahirkan di Lichfield's Market Square di Staffordshire, Inggris. Ada pula patungnya yang didirikan di London dan Uttoxeter.

Oxford Dictionary of National Biography bahkan mendeskripsikan dia sebagai sosok yang menjadi pembeda dalam perbendahraan huruf kamus Inggris. Untuk mengenang sosok yang namanya menjulang seperti itu pula Google menjadikan Johnson sebagai google doodle.


Sumber : https://tekno.tempo.co

Kamis, 07 September 2017

Ulang Tahun ke-100 Sir John Cornforth di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/sir-john-cornforths-100th-birthday-4995374627422208.2-l.png


Mesin pencari Google hari ini, Kamis 7 September 2017, dihiasi doodle yang memperlihatkan seorang pria berkacamata. Di sekelilingnya, terdapat berbagai simbol yang melambangkan dirinya, yakni peralatan laboratorium kimia dasar, seperti gelas ukur hingga cawan penguap.

Ilustrasi pria berkacamata itu adalah Sir John Cornforth. Doodle hari ini dipersembahkan khusus untuk memperingati ulang tahun ke-100 dari Sir John Cornforth.

Ia seorang ilmuwan yang memenangkan Nobel Kimia untuk karyanya untuk penelitian stereokimia reaksi yang dikatalisis enzim, sebagaimana KompasTekno kutip dari Wikipedia.

Sir John Warcup Cornforth lahir pada 7 September 1917 di Sydney, Australia. Pada masa kecilnya, Sir John Cornforth mulai kehilangan pendengaran. Di umurnya yang ke-20, ia mulai tuli secara keseluruhan.


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/c/cd/John_Cornforth.jpg/220px-John_Cornforth.jpg
(sumber gambar wikipedia)
Kala itu, Sir John Cornforth sudah duduk di perguruan tinggi University of Sydney. Meski sudah tidak bisa mendengar ajaran dosen kala itu, ia mampu melahap sendiri seluruh isi buku teks kimia.
Di University of Sydney, Sir John Cornforth bertemu dengan sesama ahli kimia Rita Harradence. Keduanya kemudian menjalin hubungan romantis.

Di tahun 1939, Sir John Cornforth dan Rita Harradence memenangkan beasiswa ke Oxford. Dua tahun kemudian, keduanya memutuskan untuk menikah. Pasangan suami isteri itu kemudian menulis lebih dari 40 jurnal ilmiah.

Di Oxford, Sir John Cornforth bergabung dengan sebuah tim yang mengembangkan antibiotik penisilin. Setelah itu, ia kembali ke penelitian awalnya, yakni stereokimia dari berbagai reaksi kimia.

Dalam penelitian itu, Sir John Cornforth dibantu oleh Vladimir Prelog. Keduanya mempelajari enzim yang mengaktifkan perubahan senyawa organik.

Hasil dari penelitian tersebut membuka gerbang bagi banyak penemuan lain. Salah satu yang paling penting, penemuan pengembangan obat penurun kolesterol.

Di tahun 1975, atas penelitiannya itu, Sir John Cornforth dianugerahkan Nobel di bidang Kimia. Dalam keterangan pers seputar gelar tersebut, dituliskan bahwa subjek yang diteliti oleh Sir John Cornforth sulit untuk dijelaskan kepada orang awam. Namun, karyanya ini dikatakan memberikan manfaat bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Sir John Cornforth tutup usia pada 2013 pada umur 96 tahun, setahun setelah istrinya lebih dulu wafat pada umur 97 tahun.

Editor Deliusno
Sumber : http://tekno.kompas.com

Minggu, 03 September 2017

Ulang Tahun Eduard Khil Ke-83 di Logo Google

http://brightcove01.brightcove.com/24/4221396001/201709/474/4221396001_5563930783001_5563927689001-vs.jpg?pubId=4221396001&videoId=5563927689001

Google Doodle hari Senin 4 September 2017 ini menyajikan animasi sosok seorang pria yang muncul dari balik dekorasi panggung. Pria itu kemudian mulai menyanyi sambil diiringi musik latar.

Dialah Eduard Khil, seorang penyanyi bariton kelahiran Rusia tahun 1934. Bernama lengkap Eduard Anatolyevich Khil, pada dekade 60-an, Khil sempat ngetop di negerinya dan meraih berbagai penghargaan.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/32/Eduard_Khil.jpg/220px-Eduard_Khil.jpg
(sumber gambar : wikipedia)
Lama kemudian, pada 2010, sosok Eduard Khil kembali beken ketika rekaman videonya beredar di internet. Rekaman itu memperlihatkan Eduard Khil ketika menyanyikan sebuah lagu non-lexical yang liriknya hanya berisi senandungan tanpa kata-kata.
 
Gara-gara video lagu lawas yang bereda itu, sosok Eduard Khil banyak dijadikan meme alias guyonan. Lagunya kerap disebut berjudul “Mr. Trololo” dan diasosiasikan dengan perilaku “trolling” (mengolok-olok) di internet.


“Mr. Trololo” yang dinyanyikan Eduard Khil merupakan versi non-lexical dari lagu berjudul “I am very glad, as I’m finally returning back home” dalam bahasa Rusia.

Desain doodle Google tentang Eduard Khil mengambil inspirasi dari rekaman video “Mr. Trololo” tersebut, termasuk soal pakaian yang dikenakan sosok Eduard Khil dalam kartun animasi doodle, berikut hiasan panggung dan angka “4” di pojok kanan atas.

Seperti biasa, salah satu elemen doodle -dalam hal Eduard Khil ini dekorasi panggung- diubah sedemikian rupa sehingga membentuk kata “Google”. Lagu yang dinyanyikan pun tak lain merupakan “Mr. Trololo”. Tayangan lengkapnya bisa dilihat di tautan berikut.
Eduard Khil sendiri sudah tutup usia pada 2012 lalu pada usia 77 tahun, setelah menderita serangan stroke.

PenulisOik Yusuf
EditorReska K. Nistanto


Sumber :  http://tekno.kompas.com

Minggu, 27 Agustus 2017

James Wong Howe di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/james-wong-howes-118th-birthday-4706169112231936.3-l.png

Halaman utama mesin pencari Google hari ini, Senin 28 Agustus 2017, menampilkan ilustrasi hitam putih seorang pria bernama James Wong Howe. Siapakah dia?

James Wong Howe adalah seorang sinematografer Amerika kelahiran China kelahiran 28 Agustus 1899 dan telah meninggal pada 12 Juli 1976. Dia masuk dalam jajaran sinematografer paling berpengaruh, hasil survei International Cinematographers Guild.

Hari Senin ini, merupakan hari ulang tahun ke-118 James Wong Howe dan Google memperingati capaiannya dengan cara menampilkan ilustrasi pria tersebut di halaman utama mesin pencarinya.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/6/67/WongHowe-MollyMaguires-1969.jpg
(sumber gambar : wikipedia)
Informasi yang dirangkum KompasTekno menyebutkan bahwa James Wong Howe menjadi populer karena inovasinya dalam dunia perfilman. Popularitasnya sendiri bukan hal yang mudah dicapai, mengingat Amerika Serikat pada masa itu masih kental dengan diskriminasi ras.

Kariernya sendiri tidak langsung dimulai dari dunia perfilman. James Wong Howe di masa remajanya pernah menjadi seorang petinju profesional, kemudian bekerja serabutan, hingga akhirnya mulai masuk ke industri film dengan bekerja sebagai kurir dan pemungut sampah di cutting room studio.

Sepanjang karirnya, James Wong Howe menggunakan teknik pencahayaan, framing, dan kamera  dengan pergerakan minimal sebagai ekspresi emosi. Tanpa sengaja dia menemukan cara memasukkan nuansa warna dalam film hitam putih.

Selain itu, James Wong Howe terkenal sebagai pionir pemakaian lensa bersudut pandang lebar (wide angle), pencahayaan low key dan pencahayaan berwarna. Pria ini juga yang kemudian dikenal sebagai orang pertama yang memakai crab dolly, yakni dudukan kamera dengan empat penyangga untuk memuluskan pergerakan horizontal saat merekam gambar.

James Wong Howe juga dikenal sebagai salah satu orang pertama yang memakai teknik deep focus dalam sinematografi. Teknik ini membuat gambar yang direkam seluruhnya berada dalam keadaan fokus, baik di sisi foreground atau background.

Di tahun 1930 hingga 1940an, dia merupakan salah satu sinematografer yang paling dicari di Hollywood. Sepanjang hidupnya tercatat sudah lebih dari 130 film yang dibuatnya.

Saat masa pensiun, James Wong Howe berhasil menorehkan prestasi tertingginya, yakni meraih dua Oscar untuk film The Rose Tattoo (1955) dan Hud (1963).


Sumber : http://tekno.kompas.com

Kamis, 17 Agustus 2017

72 Tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/indonesia-independence-day-2017-4877453817282560.4-l.png

Hari ini Kamis, 17 Agustus 2017 merupakan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-72. Hari kemerdekaan Indonesia ini turut dirayakan oleh situs pencari Google dengan menayangkan sebuah doodle khusus di laman utama Google.co.id.

Doodle kali ini menampilkan enam orang dari berbagai suku di Indonesia. Keenam orang itu sedang berada dalam satu perahu yang sama.

"(Doodle) Merangkum semangat 'kesatuan dalam keragaman' (Bhinneka Tunggal Ika), semboyan nasional Indonesia (berasal dari sebuah puisi Jawa abad ke-14) yang mendefinisikan kegembiraan hari bersejarah ini," sebut Google dalam laman keterangan mengenai doodle yang bersangkutan.

Dijelaskan pula, pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, Jakarta dan beberapa kota besar lainnya biasanya menggelar parade, termasuk marching band dan dekorasi bendera Merah Putih. Upacara bendera juga akan mendominasi hari Kemerdekaan Indonesia.

https://www.budiono.net/wp-content/uploads/2017/06/logo-hut-ri-72-tahun-indonesia-kerja-bersama.png
Google juga mengatakan, perayaan hari kemerdekaan di Indonesia lazim diwarnai oleh berbagai macam permainan tradisional seperti panjat pinang, balap karung, dan lomba memasak.

Saat diklik, doodle akan menampilkan laman hasil pencarian dengan kata kunci “Hari Kemerdekaan Indonesia”.

Menurut Google, doodle Hari Kemerdekaan Indonesia 2017 ini dibuat oleh artis lokal bernama Aditya Pratama. Ilustrator dan desainer asal Bandung ini telah banyak menghasilkan karya-karya seni. Ia memajang sejumlah coretan tangannya di situs ini.
Sejak beberapa tahun terakhir, laman Google.co.id rutin menampilkan doodle bertema kemerdekaan Indonesia saban tanggal 17 Agustus.

Tahun lalu, Google menampilkan tiga orang anggota pengibar bendera pusaka (Paskibraka). Pada 2015, Google menampilkan tugu proklamasi dalam doodle 17 Agustus. Pada 2014, sebuah ilustrasi karya desainer lokal Indonesia yang dipajang. Lalu, tahun 2013 dan 2012 masing-masing menampilkan gambar burung Garuda dan lomba balap karung.


Sumber : http://tekno.kompas.com

Jumat, 21 Juli 2017

Ulang Tahun ke-106 Marshall McLuhan di Logo Google

https://www.google.co.id/logos/doodles/2017/marshall-mcluhans-106th-birthday-6207431578222592.3-law.gif

Google Doodle hari ini tanggal 21 Juli 2014 merayakan hari kelahiran ilmuwan asal Kanada, Marshall McLuhan, yang ke-106.

Ia dikenal sebagai pakar teori media karena kontribusinya bagi dunia periklanan dan televisi.

Nama McLuhan populer karena pemikirannya tentang desa global, pernyataan "the medium is the message" atau pesan sebagai medium dan yang paling terkenal, prediksinya akan World Wide Web 30 tahun sebelum ditemukan.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f8/Marshall_McLuhan.jpg
(Sumber gambar : Wikipedia )
Pemikiran McLuhan, seperti dikutip dari laman The Verge, didasari empat hal yang menilai masyarakat dibentuk oleh teknologi dan bagaimana informasi dibagikan.

Ia membagi sejarah media ke dalam empat babak, yaitu zaman lisan (the acoustic age), zaman sastra (the literary age), zaman cetak (the print age) dan zaman elektronik (the electronic age).

Konsep tersebut ia tuangkan dalam buku “The Gutenberg Galaxy” yang terbit pada 1962, bertepatan dengan popularitas televisi.

Dalam buku tersebut, seperti dilansir dari Telegraph, ia menuangkan ide bahwa dunia sedang memasuki zaman keempat, yakni zaman elektronik yang disokong oleh perkembangan teknologi.

Masyarakat berada dalam desa global (global village) karena semua orang memiliki akses ke informasi yang sama berkat teknologi.

Istilah desa global kemudian diinterpretasikan sebagai “internet”.


Sumber : http://www.antaranews.com
Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Gilang Galiartha